Selasa, 01 Januari 2013

Serat Kidungan Kyai Ronggosutrasna, atas perintah Susuhunan Paku Buwono V.


Pertengahan th.2012, 'rare book,' memperhatikan dan mempelajari 5 buah buku langka yang didapatkan lebih dari 6 tahun yang lalu dari penjual buku bekas. Buku2 tersebut diatas tidak ada judul di covernya, kalau ada judulnya tidak cocok dengan isinya. Mungkin oleh penjualnya buku tersebut dirapikan ala kadarnya agar bisa terjual.
 
Salah satu buku yang menarik adalah buku berisi beberapa Kidungan yang disusun menjadi sebuah Kidungan lengkap disusun oleh (hlm. 26 akhir dan hlm. 27 awal) salah satu tim penyusun buku spektakuler budaya Jawa "Serat Centini", yaitu Kyai Ronggosutrasna atas perintah Raja Surakarta, Pakubuwono ke V dimana saat masih sebagai putra mahkota bernama Pangeran Anom adalah pemrakarsa/penyusun 'Serat Centini'.

Pada gambar atas, adalah bagian akhir halaman 26 sedang bawahnya bagian awal halaman 27, bagian yang dikurung dengan garis merah terbaca sbb.: .., kang ngripta wilapa kidung Kyai Ronggosutrasna, ngemban timbalan sang ngaji, kang jumeneng Pakubuwana ping gangsal, ..

 Bagian bawah kertas digigit tikus.
 
Gambar atas dan bawah menunjukan perbaikan ala kadarnya menggunakan karton bekas album foto.
  
Gambar diatas adalah gambar bait terakhir pada halaman terakhir hlm. 37, terbaca sbb.: "Tan pegat pamuja mantra, puja smadi putra ing kodrat mangkin, laila ha illahu, mukhamat rasullollah, salallahu ngalihi wasalamu, wa ngalaekum salam,
Dalam kurung garis merah, sbb.: wus tamat ingkang pupuji. Tamat 19-3-98. S.d. (paraf)"

Jadi buku langka yang bisa digolongkan sebagai sastra jawa ini selesai ditulis pada tanggal 13 Maret 1898, ditulis tangan diatas kertas eropa, 37 halaman, berukuran 17 x 20.5 cm.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar disini