Kamis, 17 Juli 2014

Mahabharata Kawedar


Bundel kalawarti (terbitan berkala) 'Mahabharata Kawedar' th. ke IV, 1939, terdiri 12 nomer mulai Januari - Desember 1939 ini merupakan buku langka, sudah belasan tahun lebih, dikoleksi 'rare book'.

Cover no.1, bulan Januari 1939 tidak ada, jadi dibawah kiri ini gambar cover no. 2, bulan Februari 1939. Sedang gambar kanan adalah halaman pertama, no. 1 bulan Januari 1939.

Mahabharata Kawedar ini selain berisi kisah Mahabharta ditambah tafsiran, keterangan dan uraian (yang dimaksud dengan kawedar atau terbuka) pelajaran yang terdapat dibalik kisah Mahabharata, khususnya yang berhubungan dengan perilaku, kebatinan dan agama. Ditafsirkan/diuraikan dan disusun oleh RM. Soetarta Hardjawahana.
Dibawah ini adalah daftar isi dari seluruh bundel, 360 halaman.

Mahabharata Kawedar ini menggunakan bahasa Djawa dengan kosa kata dan tatabahasa yang sangat bagus, dibawah ini saya cuplikan sebagai contoh, mungkin hanya sebagian kecil masyarakat yang mengerti :
"Mangke menawi sampun dumugi kalamasanipun tinarbuka, saestu bade saged katingal pangwasanipun ingkang linuhung. inggih pangwasanipun Atma Budhi Mannas piyambak, nenggih ingkang ugi sinebut Brahma ingkang asipat tiga".
Kalimat diatas bukan kisah Mahabharata, melainkan kalimat pada alinea terakhir dari uraian atau keterangan mengenai Atma Budhi Mannas atau Brahma, berdasarkan tafsiran dari kisah Mahabharata, terlihat pada gambar diatas ini, halaman 180, halaman akhir kalawarti no. 6, Juni 1939.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar disini