Kamis, 15 Juli 2010

"De Javaansche Geestenwereld", Dunia Mistis Jawa

Buku yang ditampilkan oleh 'rare books' kali ini berjudul "De Javaansche Geestenwereld" ditulis oleh H.A. Van Hien, diterbitkan berjilid banyak pada tahun sekitar 1900, dicetak oleh Fortuna, Bandoeng.
Baru pada penerbitan yang ke VI, De Javaansche Geetenwereld dijadikan 3 jilid tebal, diterbitkan oleh G. Kolf & Co. Batavia, seperti terlihat pada gambar dibawah ini.






Selanjutnya gambar dibawah ini adalah halaman muka dari ketiga jilid buku tersebut.
Jilid I mengenai Kepercayaan/agama lama di Jawa.
Jilid II mengenai Orang Badoewi dengan 'Pawoekon'nya, dan Tiang Tengger dengan 'Ngelmoe'nya
Jilid III mengenai Tiang Pasek dan 'Tengeran'nya, Mohammedanen dengan 'Primbon'nya. Tertera pada Judul Buku sbb : "Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa petangan, boewat mentjari keslametan"

Gambar dibawah ini adalah daftar Anak yg. perlu diruwat dan daftar perkiraan sifat baik buruknya wanita dilihat dari bentuk fisiknya.

Gambar bawah kiri adalah Petunjuk bila merencanakan Perang, agar menang dan selamat.


Gambar bawah tengah adalah hitungan hari, agar selamat bila kita bepergian
Gambar bawah kanan adalah hitungan hari lainnya.




Selain yang saya tampilkan diatas, masih banyak lagi hal yang lebih "menarik" dalam buku langka tersebut, berupa catatan hasil penelusuran H.A. Van Hien, mengenai Mistis, Kepercayaan, Primbon, Agama di Jawa 'dulu'.
Tingkat kebenarannya? Maaf, saya tidak bisa menjawab karena selama hampir 20 tahun buku langka tersebut saya memiliki , saya tidak pernah mempelajari buku langka "Javaansche Geesten Wereld" atau Dunia Mistik Jawa tersebut.
i.gr. 13.00*

2 komentar:

  1. Buku De Jaavansche Gesteenwereld en de Betrekking karya H.A. Van Hien, pertama kali dicetak pada tahun tahun 1896, 5 jilid lebih di Batavia . Baru pada tahun 1906 cetakan ke IV diterbitkan di bandung dengan 5 jilid.
    salam

    BalasHapus
  2. Mas Mufid, salam kenal, terima kasih tambahan informasinya, salut saya atas pengetahuan anda mengenai buku tua. Mahfud.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar disini