Sabtu, 08 September 2018

Ethnographische Beitrage. Th. 1896.


Koleksi 'buku langka' yang berjudul :

"Ethnograpische Beitrage"

Adalah sebuah buku yang sudah berumur seratus tahun lebih dan langka (112 tahun), dengan bahasa Jerman sebagai bahasa pengantar, berisi sajian dari sembilan orang 'ahli/pemerhati budaya bangsa-bangsa', diantaranya diantaranya berbentuk lagu-lagu rakyat, teks hasil penelitian/penulusuran dan gambar-gambar lengkap dengan keterangannya. 

 
Gambar atas adalah halaman Judul buku ini, menampilkan judul 'Ethnographische Beitrage', 9 nama  penyaji ethnografi yaitu F. Boaz, G.J. Dozy, E.H. Giglioli, E.T. Hamy, W. Hein, H. Kern, G Schlegel, J.D.E. Schmeltz, dan E.B. Taylor.


Atas kiri adalah gambar nelayan China, sajian G. Schlegel.
Atas kanan adalah gambar patung-patung ethnik dari Waguha.

Atas kiri adalah gambar beberapa kapak batu, sajian H.H. Giglioli.
Gambar atas kanan adalah gambar gamelan perunggug dari Kep.India (sekarang Indonesia ?), oleh J.D.E. Schmeltz.

Atas kiri adalah gambar beberapa permainan di Amerika menunjukan adanya hubungan antar benua sebelum masa Columbus. 
Atas kanan adalah lagu dari Kwakiutl, India, sisajikan oleh F. Boaz.

Buku langka ini diterbitkan oleh E.J. Brill di Leiden pada th. 1896, hard cocer dengan ukuran 25 x 32 cm, 85 halaman + 5 gambar. 

Selasa, 07 Agustus 2018

Intermezzo. Elvis Presley Poster Calendar 2007.

Elvis, nama lengkapnya Elvis Aaron Presley, lahir di Memphis Amerika Serikat, adalah salah satu musisi paling berpengaruh dan terselebrasi pada abad ke-20, dia adalah seorang penyanyi sekaligus penulis lagu. Sukses secara komersial dalam beberapa genre, Ia memenangkan tiga Grammy Award, juga meraih Grammy Lifetime Achievement Award pada usia 36 tahun, dan dia juga seorang pemain film.

Gambar-gambar dibawah ini adalah cover depan, cover belakang kalender 2007, serta gambar-gambar menarik Elvis lainnya yang termuat pada setiap bulan kalender.
Sayangnya, Elvis yang lahir pada  meninggal pada usia yang relativ muda yaitu pada umur 42 tahun (8 Januari 1935 - 16 Agustus 1977).

Kamis, 02 Agustus 2018

Het Nieuwe Testament, th.1845.

Walaupun isinya banyak ditemukan dibuku-buku yang lain, yaitu injil, masmur, dan pelajaran lainnya, tetapi buku berbahasa Belanda ini sungguh menarik karena tua (th.1845) dan langka.
Judulnya panjang : 
HET NIEUWE TESTAMENT 
ofte alle Boeken des Nieuwen Verbont onzes Heeren
J E S U    C H R I S T I .
Pada halaman judul tersebut, dipenuhi dengan gambar dan ornamen sesuai dengan jamannya. Juga keterangan bahwa Injil Perjanjian Baru ini lengkap diterjemahkan  ke dalam bahasa Belanda dari bahasa Yunani oleh pejabat tinggi dan sesuai dengan keputusan Sinode Nasional dalam tahun 1618 dan 1619.
Gambar halaman Judul (kiri) dan Acte van Concent (kanan).

Het Heyligh Evangelium.
MATTHEI (gambar kiri) dan LUCE (gambar kanan).

Het Boek der Psalmen nevens de Gezangen
Eenige Gezangen (gambar kiri) dan 
Eigen Geschrift DAVIDS (gambar kanan).

Evangelische Gezangen Om Neven Het Boek Der Psalmen bij den Openbaren Godsdients
Evangelische Gezangen Van GOD en Zijn Volmaaktheden (gambar kiri) dan De Uitstorting van den Heiligen Geest (gambar kanan).

Verklaring Authentique Afschrift der Evangelische Gezangen

Catechismus
Pengajaran dalam Ajaran Kristiani, diajarkan di gereja dan sekolah.

Buku berukuran 9 x 16 x 5 cm ini mempunyai lebih dari 1.130 halaman (dimungkinkan ada halaman yang hilang). 
Isinya terdiri dari empat bagian :
* Het Nieuwe Testament ofte alle Boeken des Nieuwen Verbonts onses Heeren Jesu Christi.
Het Boek der Psalmen, nevens de Gezangen.
Evangelische Gezangen om nevens het Boek der Psalmen bij den openbaren Godsdienst.
Catechismus, of onderwijzing in de Christelijke Leer.

Seperti yang terlihat pada gambar diatas, hard cover menggunakan kulit binatang, sayangnya dibagian kiri (yang di penjilidan) sudah hilang/putus, 
a. tampak bagian depan, b. tampak bagian kiri/penjilidan, c. tampak bagian bawah dan d. tampak bagian kanan. Pada bagian kanan, bawah dan atas (tidak kelihatan), diberi warna keemasan.

Karena tidak paham bahasa Belanda, mohon maaf apabila terjadi kekeliruan dalam memberikan keterangan.

Sabtu, 05 Mei 2018

Ilmu Petangan "Liok Djim"

Gambar dibawah ini adalah buku berjudul "Ilmoe Petangan Liok Djim". Kata 'Petangan' diduga berasal dari kata etangan, bahasa Jawa, artinya hitungan. 
Ilmoe Petangan Liok Djim adalah ilmu untuk mengetahui keadaan masa yang akan datang berdasarkan ruas jari, dari Tiongkok, maka buku 'petangan' ini juga menggunakan bahasa yang biasa digunakan oleh golongan Tionghoa pada saat itu, yaitu biasa disebut bahasa 'melayu rendah'. Berikut dibawah ini cuplikan dari halaman 'Pendahuluan', bunyinya tidak dirubah, hanya ejaannya disesuaikan agar lebih mudah membacanya.
"Tentang halnya ini ilmu petang ampir tida perlu dilukiskan lebi jau, sebab penuturan dibagian sebla depan suda cukup buat dimengerti, apa yang sabetulnya ingin diketahui hal-hal yang berhubung dengan Ilmu Petangan Liok Jim.
Untuk mengetahui lebih banyak, silahkan membaca tulisan pada gambar-gambar dibawah ini (untuk lebih jelas, silahkan 'klik' gambar-gambarnya).
Buku ini diterbitkan oleh Lie Tiong Goan & Co. - Batavia, diperlindoengkan hak pengarang-Staadblad 1912 no. 600, cetakan pertama, jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, 
Gambar atas kiri adalah Cover depan, sedang sebelah kanan cover belakang.
Gambar-gambar bawah contoh bahasa pengantar yang digunakan. . 

Gambar bawah adalah daftar isi, sedang gambar paling bawah adalah halaman iklan.
Buku ini berukuran 10.7 x 16.5 cm, 41 halaman.
Maaf bila ada kekeliruan, karena kami bukan ahli bahasa.

Minggu, 01 April 2018

ER WERD EEN STAAD GEBOREN


Buku ini mengisahkan terbentuknya sebuah kota berdasarkan catatan sejarah kota Surabaya, sejak th. 700 an sampai th. 1294 saat Raden Wijaya mendirikan dan menjadi raja pertama Majapahit.
Judulnya agak panjang :
"ER WERD EEN STAAD GEBOREN"
 De wordingsgeschiedenis van het oudste Surabaja.
Penulis buku ini adalah G.H. Von Faber, 1899 - 1955, warga asli Surabaya keturunan Jerman-Belanda, selain menulis dan menerbitkan buku dia juga mendirikan museum yang kemudian dikenal dengan Museum Mpu Tantular.

Menariknya, buku ini dilengkapi peta-peta dan gambar-gambar yang menarik dan mendukung kisah terbentuknya Surabaya.
Gambar bawah adalah peta perbandingan Surabaya th. 1275 dengan th. 1940, menarik bukan?

Skets perkembangan lahan/tanah Surabaya, dari abad ke IX, X dan XIII (bawah kiri). Route ekspedisi China th.1293 (bawah kanan).  

Rekontruksi peta, Pelabuhan transit Dadoengan dan sekitarnya pada abad ke IX (bawah)

Rekontruksi peta, medan peperangan di Soerabaja th. 1270 (bawah).

Dibawah ini urutan waktu sejarah Surabaya, th. 700 - 1294.

Ada lebih kurang 22 halaman khusus untuk sponsor/pendukung atas diterbitkannya buku ini oleh perusahaan-perusahaan di Surabaya saat itu, diantaranya seperti yang terlihat dibawah ini.

Buku ini walaupun masih muda tapi sangat menarik dan sudah menjadi koleksi 'buku langka' 'mmzrarebooks.blogspot.com' lebih dari 20 tahun, diterbitkan oleh  G. Kolff, pada th. 1953, hard cover, 21 x 30 cm, XII + 198 halaman + 22 halaman pendukung/sponsor.

Senin, 05 Maret 2018

De Javaansche Danskunst.


Terima kasih kepada Th. B. Van Lelyveld, yang mana telah 'mendokumentasikan' budaya tari pewayangan dan budaya tari dilingkungan kraton di Jawa, dalam bentuk buku yang berjudul :
"DE JAVAANSCHE DANSKUNST",
Gambar diatas adalah halaman awal terdapat gambar Dewi Maherah, berdampingan dengan halaman judul buku ini. Dalam halaman judul, selain judul buku ini,  juga terdapat nama penulisnya, Th.B. van Lelyveld, dan nama penerbitnya, Van Holkema & Warendorf's Uitgevers-Miy. NV.

Dalam buku ini terdapat 20 bab dan dilengkapi dengan 74 gambar, diantaranya beberapa gambar/foto tampak dibawah ini
Diatas adalah gambar Tari Bedaya, biasa ditarikan di Kraton.

Atas kiri gambar satria melakukan gerakan 'sabet' selempang sedang atas kanan gambar putri Srikandi sedang melakukan gerakan 'kijat'.
Gambar diatas adalah posisi badan saat tarian akan dimulai dan 4 gambar dibawah (searah jarum jam) adalah nama gerakan tarian yaitu : keplok tangan, antra jamang, ngungur sinom dan miwir kepuh ,
sedang 4 gambar dibawah ini (searah jarum jam) : Atrap-sumping, ukel tangan, lambeyan dan dolanan sumping.

Dibawah ini adegan saat ada pertemuan Raja dengan punggawa.
Gambar bawah adalah contoh gaya tangan (searah jarum jam) : ngruji, ngepel, nyempurit dan ngiting.

Dibawah adalah gambar gerakan tari Serimpi

Buku ini berukuran 22 x 28 cm, 258 halaman, diterbitkan pada th. 1931, hard cover dengan tulisan dan gambar berwarna keemasan.