Sabtu, 27 Februari 2010

Iklan Lux huruf Jawa

Ternyata 'tema' iklan sabun Lux dari dulu sampai sekarang, tetap sama, " lebih banyak digunakan oleh para bintang film". Kalau sekarang ya bintang film, sinetron, selebritis dll.
Atas Lila Damita.
Tengah Loretta Young.
Bawah Joan Crawford.
Semuanya bintang film top th. 1930 an.
Menggunakan bahasa pengantar dan aksara Jawa.
 

Selasa, 23 Februari 2010

Bibliotheca Javanica 1

"Rangga Lawe, Middlejavansche Historische Roman" adalah seri Bibliotheca Javanica 1. Awal seri Bibliotheca Javanica.
Sesuai dengan judulnya, isinya kisah romantisme sejarah perjuangan Rangga Lawe dan teman2nya, pada jaman Majapahit.
Penulisnya adalah C. C. Berg, salah satu ahli/peneliti/pemerhati sastra/budaya Jawa dari Barat (Belanda).
Diterbitkan oleh Albrecht & Co, Weltevreden, tahun 1930, ukuran 16 x 25 cm, 202 halaman, menggunakan bahasa Belanda & Kawi.
Sayang, saya dapatkan buku sudah agak kotor dan sedikit rusak covernya, tapi halamannya masih bagus dan utuh.

i.gr. 01.50*

Bibliotheca Javanica 7a

"Aanteekeningen Bij Het Oud Javaansche Bhismaparwa" adalah judul buku seri Biblioteheca Javanica 7a.
Penulisnya DR. J. Gonda, ahli/peneliti sastra/budaya Jawa, dari Barat (Belanda). Menggunakan bahasa Belanda & Kawi.
Penerbitnya A.C. Nix & Co, Bandoeng, tahun 1937, ukuran 16 x 25 cm, 60 halaman.
Kendala bahasa, jadi maaf, nggak banyak yang saya sampaikan.

i.gr. 01.50*

Bibliotheca Javanica 8

Seri Bibliotheca Javanica 8 yang ini judulnya "De Mirakellen van Abdoelkadir Djaelani". Penulisnya R. Ng. DR. Poerbatjaraka dan DR. G. W. J. Drewes. Dalam bahasa Belanda.
Ini karya perpaduan ahli budaya/sastra dari Timur dan Barat.
Tidak seperti biasanya, kali ini para ahli tersebut diatas menulis mengenai Tokoh Besar Dunia Islam yaitu Syekh Abdulkadir Jaelani.Penerbitnya A. C. Nix & Co. Bandoeng, tahun 1938, 16 x 25 cm, 207 halaman.
Sayang cover depannya agak kurang bersih dan sedikit sobek dipojok kanan atas, tapi isinya lengkap.

Gambar perspektip disebelah ini bentuk dari buku langka ini.
Bila ingin melihat gambar lebih jelas, silahkan 'klik' gambar yang diinginkan.

Pada Hoofdstuk IV dibawah ini, isinya mengenai Hikayat Abdoelkadir Djaelani, bahasa Jawa hurf Arab, berbentuk tembang Macapat (lagu Jawa) sebanyak 79 tembang. 
Dibawah ini Hoofdstuk V, mengenai buku :" Manakib al-Shaikh Muhji al-Din 'Abd al-Kadir al-Djilani", dibahasa Sunda kan oleh Ki Muhji Al-Din Pagelaran, guru Pesantren Pagelaran Tjisalak Poerwakarta. Menggunakan huruf Arab.
Sedang 2 buah ganbar dibawah adalah halaman 146 dan 158 bagian dari Hoofdsuk V, perihal buku Manakib Syeh Abdul Qodir, bahasa Sunda menggunakan huruf Arab, diterbitkan oleh bdallah b, 'Afif en Co, Tjerbon th. 1936. Dicetak oleh Mustafa al-Babi al-Halabi en Zonen di Mesir.

Bibliotheca Javanica 10

" 'Goddelijke Gast' Op Bali, I Bagoes Diarsa" adalah juddul buku seri Bibliotheca Javanica 10.
Penulisnya J. H. Hooykaas dan van Leeuwen Boomkamp
Diterbitkan oleh Kon. Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschepen + A. C. Nix & Co. pada th. 1949, 16 x 25 cm, 128 + XVI lampiran.
Saya tidak bisa nambah keterangan lainnya, karena kendala bahasa, maaf.

i.gr. 01.75*

Bibliotheca Javanica 5

Serial Bibliotheca Javanica 5, judulnya "Pet Oud Javaansche Brahmanda-Purana, Proza teks en Kakawin".
Penulisnya DR. J. Gonda, orang Barat (Belanda), peneliti budaya/sastra Jawa.
Penerbitnya : Kon. Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschapen, Batavia, th. 1932, 16 x 23 cm, 390 halaman, menggunakan bahasa Belanda & Kawi.
Karena saya nggak mengerti bahasanya, saya nggak bisa nambahi keterangan lainnya.

i.gr. 02.00*

Bibliotheca Javanica 3 & 4

Buku ini bundel terdiri dari 2 judul :
1. Smaradahana, Oud Javaansche Tekst met Vertaling, th. 1931, 125 halaman.
2. Niticastra, th. 1933, 79 halaman.

Ditulis oleh budayawan/sastrawan Jawa terkenal, R. Ng. DR. Poerbatjaraka, diterbitkan oleh A. C. Nix & Co., Bandung, dalam bahasa Belanda dan Kawi, ukuran 15.5 x 23.5 cm.
Maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak karena tidak mengerti bhs Belanda, apalagi bhs. Kawi.

i.gr. o2.50*

Senin, 22 Februari 2010

Bibliotheca Javanica 9

Judul buku : "Pandji -Verhalen Ondering Vergeleken". Penulisnya adalah budayawan top, R.M.Ng. DR. Poerbatjaraka, bahasa Belanda.
Penerbitnya Kon. Batavia Genootschap Van Kunsten en Watenschapen & A.C. Nix & Co., tahun 1940. Hardcover 16 x 24 cm, IX + 398 hlm. Sayang cover luar sedikit mengelupas.
Buku tersebut diatas juga sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, judulnya :"Tjeritera PANDJI Dalam Perbandingan", diterbitkan oleh Gunung Agung, pada tahun 1968, ukuran 14.5 x 21 cm, 436 halaman. Gambarnya bukunya ada terlihat dibawah ini.

i.gr. 02.50*














Rabu, 17 Februari 2010

Nederlands Indie, Land en Volk, th. 1913.








"Nederlands Indie, Land en Volk, Gescheidenis en Bestur, Bedrijf
en Samenleving".
Jilid I & II. Disusun oleh Collijn H. & Van Heutsz, bahasa Belanda. Diterbitkan oleh Maatschappaij 'Elsevier', Amsterdam, th. 1913. Ukuran 23 x 29 cm, hardcover lux.
Sesuai dengan judulnya, isinya mengenai tanah dan masyarakat di Nederlands Indie tahun 1900 an.
Dicetak dengan kwalitas lux penuh dengan gambar2 indah. Jilid I ada 378 hlm+peta, 256 gambar, sedang jilid II ada 395 halaman, 320 gambar, jadi hampir tiap halaman ada gambar.

i.gr. 15.00*


Minggu, 14 Februari 2010

Buku Ilmoe Obat 'Tat Seng Pian'

"Boekoe Ilmoe Obat-Obat : Tat Seng Pian", ja-itoe : Ilmoe Obat-obatan aken goenanja sekalian orang lelaki dan prampoean serta anak-anak, jang dapet roepa-roepa penyakit berikoet recept-recept obat China, oleh Thabib-Thabib djaman poerbakala jang tersohor berilmoe tinggi, . . . dst . . . segala orang misti ada poenya ini boekoe obat, tida usah ditipoe oleh Sinshe-sinshe jang di poeji di soerat-soerat kabar . . . dst.Begitulah sebagian dari yang tertulis pada cover depan buku 'Tat Seng Pian', diterbitkan Toko Boekoe 'Goan Hong & Co. Passar-pisang - Batavia, th 1914. Hardcover 13.5 xs 18.5 cm, 194 hlm.
Gambar dibawah dari kiri ke kanan : Halaman depan/cover dan contoh 2 Resep obat diantara seratus lebih resep, yaitu Resep obat orang prampoean jang baroe abis branak, Resep obat orang prampoean jang koerang tenaga.
Resep2 lain diantaranya : Resep obat anak ketjil tjatjingan, Resep orang sakit gigi dimakan oeler, Resep obat orang laki sakit Twie-Tjeng (kalau istilah jaman sekarang ejakulasi dini) dll.
Tapi kalau dapat resep seperti diatas jangan dibawa ke Apotik, tapi ke toko obat Cina yang di Chinatown, misalnya daerah Glodok.

i.gr. 03.50*

Sabtu, 13 Februari 2010

Wayang Arjunasasrabahu I


Di Jakarta ada jalan layang terpanjang , Cawang - Priok.
Agar tidak terlalu mengganggu lalu lintas saat pembangunannya, maka digunakan alat pemutar balok beton pendukung jalan layang tsb diatas. Alat tersebut dinamakan 'Sasrabahu'.
Dari mana asal kata Sasrabahu ? Lihat gambar.Buku "Arjunasasrabahu" , 43 halaman, 22.5 x 31 cm, karya R. Ng. Sindusastra, terbitan Bale Pustaka, th 1932 di Batawi Sentrum, mengisahkan kedigdayaan Arjunasasrabahu, mengangkat dan memindahkan Taman nan indah dan besar dari tempat lain kedepan istana Istri Raja.
Arjunasasrabahu bisa diartikan Arjuna yang memiliki seribu bahu/pundak, sehingga kuat mengangkat apapun yang besar dan berat.
Jadi, dari kisah itulahbarangkali nama alat pemutar beton tersebut diambil.

i.gr. 01.00

Wayang Sumbadra


R. Ng. Sindusastra adalah tokoh utama bidang sastra/budaya Jawa, angkatan sesudah R.Ng. Ronggowarsita.
Buku dengan judul "Sumbadra Larung", adalah salah satu karya beliau.
Diterbitkan oleh Bale Pustaka,
Batawi Sentrum, th 1933. Hard cover 22 x 30 cm, 70 hlm.

Sesuai dengan judulnya, isinya kisah mengenai jasad Sumbadra (istri Arjuna) dihanyutkan (dilarung), untuk mengetahui siapa pembunuh Sumbadra. Dikisahkan dalam bentuk tembang/lagu Jawa, diantaranya tembang Dandanggula, Durma dllnya.
Sayangnya waktu saya dapatkan halaman 3/4, 67/68 dan 69/70 sedikit gripis pinggirnya, tapi tulisan masih lengkap. Halaman lainnya masih utuh walaupun agak getas/gampang patah.

i.gr. 01.00






Jumat, 12 Februari 2010

Siti Djenar yang Toelen/asli


2 (dua) buah buku diatas ini judulnya :
"Seh Sitidjenar Ingkang Toelen", huruf Jawa dan "Boekoe Siti Djenar Ingkang Toelen", huruf cetak.

Dua-duanya ngaku tulen (asli), yang tulen yang mana? Penerbitnya sama Tan Koen Swie, Kediri, isinya sama, penulisnya sama, Sunan Giri Kedaton. Jadi dua-duanya memang tulen.

Bedanya yang huruf Jawa, terbit th. 1922, 14 x 21 cm, 26 hlm, sedang yang huruf cetak, terbit th. 1931, 15 x 21.5 cm, 32 hlm.
Isinya syair menceritakan Seh Siti Djenar, dalam bentuk tembang/lagu Jawa : Asmaradana, Sinom, Kinanti, Dandanggula.
i.gr. 03.00

R.A. Kartini 'mBukak Pepeteng'

Lihat/baca buku R.A. Kartini itu biasa dan ada dimana-mana.
Tapi buku yang disebelah ini, tidak biasa dan tidak dimana-mana.
"R.A. Kartini Mboekak Pepeteng". Bahasa Jawa, sekali diterbitkan oleh 'Panitya Ponds Kartini Djawa', pada tahun 1938. 14 x 21 cm, 177 hlm.
Saya cuplikan sedikit, dari salah satu surat : "Ah .. Boe, jen koela enget bab pepesthenipun tijang estri, anggenipun tinakdir asor, apes presasat tanpa adji toemraping tijang djaler, manah koela ladjeng angles, manah koela sok ladjeng moeroeb makantar-kantar mbesmi-mbesmia dhateng ingkang ngremehaken oetawi moeroegaken sangsara poenika. Koela bingah . . . dst "
Yang menterjemahkan R. Sasrasoegonda di Nagjogyakarta.

i.gr. 05.00

Kamis, 11 Februari 2010

Roemah Obat Karoehoen.


"Toembal, Roemah Obat Karoehoen, Bandoeng", terbitan Roemah Obat Karoehoen. Th. 1937, 13.5 x 22 cm.
Judul bukunya memang klasik dan antik. Isinya mengenai tumbal dan nasehat untuk rupa-rupa penyakit.

i.gr. 00.75



Njai Dasima

"Njai Dasima" karya S.M. Ardan, penerbit Pustaka Djaja. 12 x 19 cm, 68 hlm.
Seting waktu adalah saat Belanda masih berkuasa di Indonesia, mengenai kisah asmara wanita yang menjadi (maaf) gundik belanda.
Ceritanya sangat populer dimasyarakat, khususnya masyarakat Betawi. Sering dipentaskan pada Lenong, Topeng dan teater2 lainnya.

Rabu, 10 Februari 2010

Zaman Edan

Istilah/kata 'jaman edan' menggambarkan keadaan jaman yang kacau, masyarakat biasa maupun pemimpin, banyak melakukan hal-hal yang melanggar aturan/etika.
'Jaman edan' selalu relevan dengan setiap periode, jaman yang lalu dan yang akan datang.
Buku "Zaman Edan" ditulis oleh Kamadjaja, dan diterbitkan U.P. Indonesia, Jogja, th. 1964. Ukuran 12.5 x 18 cm, 196 hlm.
Zaman Edan sesungguhnya disarikan dari Serat KalaTida, karya pujangga besar R. Ng. Ranggawarsita.

Isinya mengenai pembentukan karakter manusia, agar menjadi manusia yang luhur budi pekertinya dan tidak larut menjadi edan.

i.gr. 01.50*

Senin, 08 Februari 2010

Wanita di Indonesia


Keterangan gambar dari kiri ke kanan :

1. Cover buku, 2. Bung Karno & ibu Fat, 3. Anak ikut Bekerja, 4. Pasang Aksi, 5. Kegiatan Ramah tamah, diantaranya tampak H. A. Salim, Ibu Fatmawati dan Ibu Rahmi Hatta, 6. Dari kecil terbiasa bekerja keras.
Buku disusun oleh Rkj. Ch. Datoe Toemenggoeng, penerbitnya Chailan Samsoe-Djakarta, 1953. Ukuran 20.5 x 29.5 cm. 120 halaman full gambar2 bagus mengenai kegiatan peran wanita, baik kelas atas banget sampai kelas bawah banget.

i.gr. 02.50*


Intermezzo, Keris dengan Warangka Timoho Poleng.

Untuk variasi, saya tampilkan non buku, yaitu Keris.
Keterangan gambar Keris disebelah, sbb. :
Bilah Keris : Dapur (bentuk) Tilamsari.
Pamor (gambar di badan keris) : Uler Lulut/Junjung Drajat.
Warangka (sarung) : bentuk Gambilan, kayu Timoho Poleng.
Ukir (pengangan) : bahan dari kayu jenis Timoho Kendit.
Menurut sertifikatnya, keris tersebut, diperkirakanTangguh (waktu & lokasi pembuatan) : Madura, abad XVII.
Demikian adanya.

Jumat, 05 Februari 2010

Undang2 Simburtjahaja

Menurut saya, sebuah masyarakat apabila sudah mempunyai peraturan yang tertulis, maka masyarakat tersebut adalah masyarakat yang mempunyai peradaban tinggi.

Buku "Undang-Undang Simburtjahaja" , Jang Terpakai di Pedalaman Palembang. Diterbitkan kembali oleh Kementrian P.P. dan K., Djakarta, pada th 1939. Ukuran 14 x 20 cm, 65 hlm.
Aslinya dulu mengunakan huruf Arab kuno, dan undang2 tsb. diperkirakan diberlakukan pada th 1630 tatkala Kerajaan Palembang Darussalam diperintah oleh Ratu Senuhun Seding.
Isinya mencakup Aturan dan Sangsi apabila ada pelanggaran, termasuk diantaranya hubungan Budjang, Gadis dan Kawin.
Sayangnya, setelah jaman revolusi, banyak masyarakat yang tidak menghiraukannya lagi.

i.gr. 02.50*

Indjil Markoes, 1937.

"Tafsir Indjil Markoes" terkarang oleh L. Tiemersma. Tjetakan Jang Kedoea. N.V. Mij. Vorkink, Bandoeng 1937.

Demikian yang tetulis di cover depan, hard cover, 16 x 21 cm, tamat 170 hlm. Menggunakan bahasa Melayu lama.

Sebagai pembanding dengan bahasa Indonesia, saya cuplikan sedikit, ini contohnya : "Indjil oe'lkoedoes jang terkarang oleh Markoes. Demikian alamat kitab ini jang sekarang hendak koetafsirkan. Atau dengan ringkasnja Indjil Markoes namanja"

i.gr. 02.00*

Ilmu Mudjidjat

Judul buku cukup hebat : "Ilmu Mudjidjat". Diterbitkan oleh Sunrise, Djakarta, nggak ada tahunnya, diperkirakan lebih 50 tahun.
Bukunya kecil ukuran 11 x 16 cm, 140 hlm.Isinya 51 macam2 petunjuk, diantaranya :
* Dapatkan maksud jang diharap.
* Buat orang jang digigit ular atawa kelabang.
* Buat mengetahui resianya orang perempuan.
* Buat bikin akur orang jang dimadu.
* Buat tjegah pencurian dengan tjara gaib.
* Membikin diri tidak kelihatan.

Pokoknya seru deh.

i.gr. 01.00*

KR, Setahoen Kemerdekaan

Koran 'Kedaoelatan Rakjat' menerbitkan Majalah Edisi khusus "Setahoen Kemerdekaan Repoeblik Indonesia"Kata sambutan dan gambar dari Tokoh2 Pejuang. Tidak ketinggalanan sang Proklamator, Soekarno-Hatta.
Keterangan Gambar dari kiri kekanan : Proklamasi oleh Soekarno-Hatta, Pengantar dari Kedaoelatan Rakjat Jogjakarta 17-8-46, Sambutan Panglima Besar Soedirman, Sambutan Boeng Tomo, Sambutan Soeltan Hamengkoe-Boewana IX.
Cover sudah tidak ada. Ukuran 21.5 x 28 cm, 80 hlm (tidak lengkap)

i.gr. 01.50*